RI-Jepang Kerjasama Kelola Sampah Untuk Energi


Steam rises from the stakes of the coal-fired Jim Bridger Power Plant supplied by the neighboring Jim Bridger mine that is owned by energy firm PacifiCorp and the Idaho Power Company, outside Point of the Rocks, Wyoming March 14, 2014. REUTERS/Jim Urquhart

BUKANBIKIN, Jakarta – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dengan Kementerian Lingkungan Jepang melakukan kerja sama pengelolaan sampah menjadi sumber energi terbarukan dengan memanfaatkan teknologi lingkungan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa).

Teknologi PLTSa ini telah dikenal sebagai teknologi unggul dari Jepang dalam pengolahan limbah sampah menjadi energi. Menteri LHK Siti Nurbaya mengatakan, selain sebagai salah satu solusi mengatasi limbah sampah, kerja sama PLTSa ini juga diharapkan dapat menjadi edukasi bagi masyarakat dalam penanganan dan pemanfaatan sampah. Edukasi publik tersebut meliputi cara mengurangi, memilah, dan mengolah sampah.

”Dalam kerja sama PLTSa ini akan dirumuskan pedoman teknis, model bisnis, model investasi, kerangka regulasi, dan materi edukasi publik. Kerja sama ini juga sangat penting untuk didukung semua pemangku kepentingan seperti pemda, swasta, dan masyarakat,” ujar Menteri LHK.

Dia mengatakan, selama ini implementasi pemanfaatan energi dari sampah masih menemui kendala, yaitu belum adanya teknologi yang signifikan terkait pemanfaatan energi dari sampah. Padahal, di sisi lain kondisi limbah sampah di Indonesia sudah sangat memprihatinkan. Tercatat, lebih dari 64 juta ton sampah dihasilkan per tahunnya.

Karena itu, perlu dicari cara untuk mengurangi sampah dan mengolahnya menjadi sesuatu yang bermanfaat luas, yaitu sebagai sumber energi. Di sisi lain, Menteri Lingkungan Jepang Tadahiko Ito mengatakan pemerintahnya akan memberikan dukungan penuh terkait penyusunan pedoman PLTSa, pembuatan model PLTSa, peningkatan kapasitas, dan bantuan tim supervisi yang melibatkan tenaga dari Jepang.

”Sebagaimana Kota Surabaya, Jawa Timur, yang telah menjadi percontohan dalam pengelolaan sampah, maka target selanjutnya dalam pengelolaan sampah diharapkan dapat dijalankan untuk kotakota besar lain seperti Jakarta, Bandung, Semarang, Solo, Tangerang, Makassar, dan Manado,” ujarnya.

Iklan

Tentang Bukan Bikin

Informasi, Trend, Inovatif
Pos ini dipublikasikan di Lingkungan dan tag , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s