Japanese Film Festival (JFF) 2016


japanese-film-festival-2016BUKANBIKIN, Jakarta – The Japan Foundation akan kembali menyelenggarakan agenda Japanese Film Festival (JFF) 2016 pada 24-27 November dengan menampilkan sebanyak 14 film drama maupun animasi terbaru dengan rentang pemutaran sekitar tahun 2015-2016.

“Saya harap agenda ini bisa menjadi jembatan pertukaran budaya bagi para penonton dan penggemar film Jepang di Indonesia,” tutur Direktur Jenderal Japan Foundation, Norihisa Tsukamoto dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis.

Tsukamoto pun menargetkan pengunjung JFF 2016 mampu mencapai 6.000-7.000 pengunjung pada masa empat hari pelaksanaannya di CinemaXX mal FX Senayan.

Melalui agenda yang dilaksanakan oleh satu-satunya lembaga semi pemerintah tersebut diharapkan mampu mendukung program pertukaran budaya secara lebih komperehensif antar dua negara.

JFF merupakan landasan film Jepang yang bertujuan untuk meningkatkan minat terhadap film Jepang dan menarik penonton secara luas di negara-negara Asia Tenggara.

JFF Indonesia pertama kali diselenggarakan pada tahun 2015 oleh Agency for Cultural Affairs of Japan, bekerja sama dengan Kedutaan Besar Jepang di Indonesia.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Penerangan dan Kebudayaan Kedutaan Besar Jepang di Indonesia, Ryo Nakamura, optimistis pelaksanaan agenda tersebut direspon positif dan bisa diterima dengan baik oleh masyarakat Indonesia.

“Saya yakin festival ini akan menjadi kesempatan yang sangat baik bagi penggemar (budaya) Jepang di Indonesia,” katanya mengungkapkan.

Sama halnya dengan pernyataan Tsukamoto, Nakamura juga berharap film-film Jepang yang diputar di JFF 2016 bisa meningkatkan pemahaman budaya, baik budaya jaman dahulu maupun moderen dari negara yang identik dengan Bunga Sakura itu.

“Selain itu dengan acara ini diharapkan bisa mendekatkan hubungan Jepang dan Indonesia,” pungkasnya menambahkan.

“Ada beragam jenis film yang akan diputar mulai dari film berlatar jaman samurai hingga dokumenter. Saya yakin festival film ini menjadi kesempatan baik bagi para penggemar film Jepang di Indonesia,” kata Ryo Nakamura, Direktur Penerangan dan Kebudayaan, Kedutaan Besar Jepang, di Jakarta, Kamis.

“Saya berharap berbagai film Jepang yang diputar dapat membantu pemahaman orang tentang kehidupan di Jepang saat ini dan masa lalu serta karakteristik dan kultur Jepang,” sambung dia.

Film yang ditayangkan dalam JFF yaitu “Sweet Bean”, “Chihayafuru Part 1”, “Cihayafuru Part 2”, “Creepy”, “Kako: My Sullen Past”, “Over the Fence”, “Rudolf the Black Cat”, “Sanada Ten Braves”, “The Anthem of the Heart”, ” The Boy and the Beast”, “The Magnificent Nine”, “The Mohican Comes Home”, “Tsukiji Wonderland” dan ” What a Wonderful Family!”.

Tentang Bukan Bikin

Informasi, Trend, Inovatif
Pos ini dipublikasikan di Festivals & Events dan tag , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s