Tontowi/Liliyana Terhenti Di Babak Dua Yonex Denmark Open 2016


BUKANBIKIN, Odense – Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir terpaksa angkat koper dari Denmark Open Super Series Premier 2016. Mereka terhenti di babak dua dari pasangan Tiongkok, Wang Yilyu/Huang Dongping.

Unggulan dua turnamen ini harus kehilangan game pertamanya lebih dulu dengan 18-21. Masuk ke game dua, Tontowi/Liliyana juga sempat tertinggal jauh dengan 3-7 dan 9-16. Namun mereka kemudian mengejar poin hingga skor 17-17 dan membalikkan keadaan menjadi 21-19.

Di game penentu, kedua pasangan ini sempat saling mengejar poin dengan tipis. Tontowi/Liliyana kemudian memimpin 10-7 dan 15-11. Sayangnya dengan jarak poin yang cukup jauh, Tontowi/Liliyana kembali harus terkejar. Skor menjadi imbang 16-16 dan 17-17. Hingga akhirnya, Wang/Huang mengunci langkah pasangan Indonesia tersebut dan merebut empat poin berurutan. Tontowi/Liliyana kalah 17-21.

“Game kedua kami sempat ketinggalan tapi akhirnya bisa bangkit. Di game ketiga, sudah leading jauh, tapi banyak melakukan kesalahan sendiri. Apalagi di poin-poin terakhir. Pas 17 sama, kami langsung kehilangan empat poin beruntun. Itu sebuah kesalahan fatal yang nggak boleh kami lakukan,” ungkap Liliyana.

“Tadi Tontowi terlalu terburu-buru kalau saya lihat. Di tiga poin terakhir itu ada bola tanggung tapi keluar, itu yang bikin lawan menjadi yakin lagi. Padahal pas posisi 17 sama, lawan juga belum yakin bisa menang,” tambah Liliyana.

Tontowi/Liliyana kini akan mempersiapkan diri lagi menuju turnamen berikutnya. Akan absen di French Open 2016, Tontowi/Liliyana dijadwalkan turun kembali di China Open Super Series Premier 2016, November mendatang.

“Kami harus banyak persiapan lagi. Walaupun ini bukan sebuah alasan, kami turun di pertandingan ini dengan persiapan yang kurang,” kata Tontowi.

“Kami sebelum ke sini memang cukup banyak acara. Karena ini pertandingan level super series premier, jadi kami harus turun. Tapi ini bukan menjadi alasan. Di sini kami bertanding dengan memaksimalkan yang ada aja,” jelas Liliyana.

Meski kalah, hasil pertandingan Tontowi/Liliyana mendapat apresiasi langsung dari Gita Wirjawan, Ketua Umum PP PBSI. “Good match. Owi/Butet sudah melakukan yang terbaik, namun kemenangan hari ini masih milik pasangan Tiongkok,” kata Gita.

Tentang Bukan Bikin

Informasi, Trend, Inovatif
Pos ini dipublikasikan di Badminton dan tag , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s